
Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Musuk, Selasa 15 Juli 2025, berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta didik baru. Kegiatan hari ini diawali dengan semangat pagi melalui kegiatan Senam Anak Hebat yang dipimpin langsung oleh guru olahraga, Ibu Widy. Dengan iringan musik yang enerjik dan gerakan yang menyenangkan, para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti setiap instruksi gerakan. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menyegarkan tubuh, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat dan kekompakan antarsiswa.
Setelah berolahraga, seluruh peserta didik dan panitia melanjutkan dengan sarapan bersama. Suasana hangat dan kebersamaan sangat terasa saat para siswa duduk berbaur dengan kakak kelas dan guru-guru, menikmati hidangan sederhana namun penuh makna. Momen ini menjadi ajang membangun kedekatan antarwarga sekolah yang baru.
Memasuki sesi materi, kegiatan MPLS hari kedua diisi dengan pembekalan yang sangat penting dan relevan bagi generasi muda. Materi pertama dibawakan oleh perwakilan dari Polsek Musuk dengan topik “Bahaya dan Pencegahan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif)”. Dalam sesi ini, para siswa diajak untuk mengenal berbagai jenis narkoba, dampak buruknya bagi kesehatan dan masa depan, serta bagaimana cara mengatakan “tidak” terhadap ajakan menggunakan barang haram tersebut. Para siswa tampak serius dan aktif bertanya, menunjukkan kepedulian mereka terhadap isu ini.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Koramil Musuk. Dua isu utama yang diangkat adalah Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah serta Bahaya Judi Online. Dalam paparannya, pemateri mengajak para siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, bebas dari perundungan maupun kekerasan fisik dan verbal. Disampaikan pula bagaimana cara melapor dan mencari bantuan bila mengalami atau menyaksikan kekerasan di sekolah.
Tak kalah penting, bahaya judi online juga dikupas secara mendalam. Dijelaskan bagaimana praktik judi digital saat ini semakin marak menyasar pelajar dengan kedok permainan daring, dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, serta prestasi belajar siswa. Melalui penjelasan ini, diharapkan siswa mampu menjadi agen pencegahan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Sebagai penutup kegiatan MPLS hari kedua, seluruh peserta mengikuti sholat Dzuhur berjamaah di musala sekolah dengan imam Bapak Mustagfirin. Momen ini sekaligus menjadi refleksi spiritual dan penyeimbang dari seluruh rangkaian kegiatan hari ini yang padat namun penuh manfaat.
Hari kedua MPLS di SMK Negeri 1 Musuk tak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi, pembentukan karakter, dan penanaman nilai kebersamaan serta kepedulian sosial. Dengan materi yang padat dan bermakna, diharapkan para peserta didik baru dapat menjalani masa belajar di SMK N 1 Musuk dengan bekal yang lebih kuat dan siap menghadapi tantangan zaman.