Upacara Peringatan Hari Ibu 2025 dengan Tema Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Ibu tahun 2025 dilaksanakan dengan penuh khidmat melalui kegiatan upacara bendera yang berlangsung tertib dan lancar. Upacara ini menjadi momentum penting untuk mengenang, menghargai, serta meneguhkan peran perempuan, khususnya ibu, dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. Tema Hari Ibu tahun ini, “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, menjadi refleksi bersama tentang peran strategis perempuan dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Upacara dipimpin oleh pembina upacara, Ibu Retno K, yang dalam amanatnya menyampaikan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi pengingat akan perjuangan perempuan Indonesia sejak masa pergerakan nasional hingga saat ini. Beliau menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai pendidik generasi, penggerak perubahan, serta pilar utama dalam membangun karakter bangsa. Dengan pemberdayaan dan kesempatan yang setara, perempuan Indonesia diharapkan mampu terus berkarya dan berkontribusi nyata demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Petugas upacara menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Pembacaan Pancasila dibawakan oleh Ibu Hartati Ndaru dengan suara lantang dan penuh penghayatan, mencerminkan nilai-nilai dasar yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Selanjutnya, Ibu Sri Purwanti bertindak sebagai pemimpin upacara, memimpin jalannya upacara dengan tegas, tertib, dan penuh wibawa sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik.

Peran pembawa acara dipercayakan kepada Ibu Dewi Sri M, yang memandu jalannya upacara dengan jelas dan sistematis. Setiap rangkaian acara disampaikan dengan bahasa yang santun dan mudah dipahami, menciptakan suasana upacara yang khidmat dan terarah. Sementara itu, Ibu Ririn M sebagai dirigen memimpin lagu-lagu wajib nasional dengan penuh semangat, sehingga peserta upacara dapat menyanyikan lagu dengan kompak dan penuh penghayatan.

Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 disampaikan oleh Ibu Dyan, menegaskan kembali komitmen bersama terhadap konstitusi sebagai landasan hukum dan arah perjuangan bangsa Indonesia. Rangkaian upacara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ibu Bety, memohon keberkahan, keselamatan, serta kekuatan bagi seluruh perempuan Indonesia agar senantiasa diberi kemampuan untuk berdaya dan berkarya dalam berbagai bidang kehidupan.

Melalui upacara peringatan Hari Ibu 2025 ini, diharapkan seluruh peserta dapat semakin menghargai peran perempuan serta mendukung terciptanya lingkungan yang adil dan inklusif. Semangat Perempuan Berdaya dan Berkarya menjadi kunci dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, dengan perempuan sebagai agen perubahan yang tangguh, cerdas, dan berkarakter.

dokumentasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *