SMK N 1 Musuk kembali menyelenggarakan kegiatan kokurikuler yang inspiratif dan penuh makna pada tanggal 9–12 Februari 2026. Mengusung tema “Masa Depanku Cerah”, kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi kewirausahaan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan dunia industri. Bertempat di halaman SMK N 1 Musuk, rangkaian acara berlangsung dengan semangat, kreativitas, dan kolaborasi yang luar biasa dari seluruh warga sekolah.
Kegiatan kokurikuler tahun ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek dan penguatan profil lulusan SMK yang siap kerja, siap berwirausaha, maupun siap melanjutkan pendidikan. Selama empat hari pelaksanaan, siswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja (DUDIKA).
Hari Pertama: Menumbuhkan Jiwa Wirausaha
Hari pertama kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh jajaran manajemen sekolah, guru, serta seluruh peserta didik. Dalam sambutannya, koordinator kegiatan, Ibu Cintya, menyampaikan bahwa tema “Masa Depanku Cerah” dipilih untuk memotivasi siswa agar memiliki visi yang jelas terhadap masa depan mereka.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung. Harapannya, mereka memiliki pengalaman nyata yang bisa menjadi bekal setelah lulus nanti,” ungkap beliau.
Salah satu kegiatan utama di hari pertama adalah praktik pembuatan yogurt. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan proses produksi makanan olahan yang memiliki nilai jual tinggi. Para siswa belajar mulai dari pemilihan bahan baku, proses fermentasi, pengemasan, hingga strategi pemasaran sederhana. Dengan bimbingan guru pendamping, mereka mampu memahami bahwa peluang usaha bisa dimulai dari hal-hal sederhana namun bernilai ekonomis.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka mencoba mengolah susu menjadi produk yogurt siap konsumsi. Tidak hanya belajar tentang teknik produksi, mereka juga diajak untuk menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual, sehingga memahami konsep dasar kewirausahaan secara komprehensif.





Hari Kedua: Kreativitas dalam Industri Kreatif
Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik industri kreatif, yaitu menyablon kaos dan mug. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang proses desain hingga produksi barang custom yang memiliki peluang pasar luas.
Siswa dibagi dalam beberapa kelompok dan diberikan kesempatan untuk merancang desain sesuai kreativitas masing-masing. Dengan peralatan sablon yang telah disiapkan, mereka belajar teknik penyablonan manual yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Hasil karya yang dihasilkan pun beragam dan penuh inovasi.
Selain kaos, siswa juga mempraktikkan teknik cetak desain pada mug. Produk-produk yang dihasilkan kemudian dipamerkan sebagai bagian dari gelar karya. Dari kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga belajar pentingnya kualitas produk, branding, dan pelayanan kepada konsumen.
Kegiatan industri kreatif ini menjadi salah satu favorit siswa karena mereka dapat menyalurkan ide kreatif sekaligus melihat langsung hasil karya yang bisa bernilai jual.




Hari Ketiga: Simulasi Dunia Kerja
Sebagai bentuk persiapan menghadapi dunia kerja, hari ketiga diisi dengan kegiatan simulasi wawancara kerja. Kegiatan ini dirancang menyerupai proses rekrutmen nyata, di mana siswa diminta menyiapkan CV, surat lamaran, serta mengikuti sesi wawancara bersama tim guru dan perwakilan mitra industri.
Dalam simulasi ini, siswa belajar tentang etika berpakaian, cara berkomunikasi yang baik, serta bagaimana menjawab pertanyaan dengan percaya diri dan profesional. Banyak siswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga karena dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan diri masing-masing.
Simulasi wawancara ini menjadi momentum penting untuk melatih mental dan kesiapan siswa sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja. Dengan adanya latihan ini, diharapkan lulusan SMK N 1 Musuk semakin siap bersaing di dunia industri maupun dunia usaha.



Puncak Acara: Gelar Karya Edu Expo Kampus
Puncak kegiatan kokurikuler dilaksanakan pada hari keempat dalam bentuk Gelar Karya Edu Expo Kampus yang berlangsung meriah di halaman sekolah. Acara ini diikuti oleh 30 lembaga mitra DUDIKA dan menjadi ajang promosi serta sosialisasi berbagai peluang kerja maupun pendidikan lanjutan.
Edu Expo ini menghadirkan berbagai stan dari dunia usaha, dunia industri, serta lembaga pendidikan yang memberikan informasi seputar peluang kerja, program magang, hingga jalur pendidikan lanjutan. Siswa tampak aktif berdiskusi dan menggali informasi dari para perwakilan lembaga yang hadir.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk memamerkan hasil karya selama kegiatan kokurikuler, mulai dari produk yogurt, kaos sablon, hingga mug custom. Suasana halaman sekolah dipenuhi dengan semangat kolaborasi dan optimisme.








Kolaborasi dan Dukungan Penuh
Kesuksesan kegiatan ini tentu tidak terlepas dari kerja sama yang solid antar berbagai pihak. Ibu Cintya selaku koordinator kegiatan bekerja sama erat dengan bidang kurikulum yang digawangi oleh Ibu Retno, serta bidang humas yang dipimpin oleh Bapak Sujilam. Sinergi yang baik ini menjadikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertata dengan baik.
Dukungan dari seluruh guru, panitia, serta partisipasi aktif siswa menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan. Tidak hanya itu, keterlibatan mitra DUDIKA juga memperkuat hubungan antara sekolah dengan dunia industri, sehingga membuka peluang kerja dan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Mewujudkan Masa Depan yang Cerah
Melalui kegiatan kokurikuler bertema “Masa Depanku Cerah”, SMK N 1 Musuk kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman. Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Pengalaman membuat produk, memasarkan, hingga mengikuti simulasi wawancara memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang dunia profesional yang akan mereka hadapi. Dengan bekal keterampilan, kepercayaan diri, dan wawasan yang lebih luas, siswa diharapkan mampu merancang masa depan mereka dengan lebih terarah.
Semangat yang terpancar selama empat hari pelaksanaan menjadi bukti bahwa ketika sekolah, guru, dan siswa bersinergi, maka cita-cita besar untuk menciptakan generasi yang unggul bukanlah hal yang mustahil. SMK N 1 Musuk terus melangkah maju, membekali peserta didik dengan keterampilan abad 21 dan semangat kewirausahaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, harapan besar pun tumbuh: setiap siswa SMK N 1 Musuk dapat menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Sebagaimana tema yang diusung, masa depan mereka benar-benar cerah.
