Lompat ke konten
Home » Berita SMK N 1 MUSUK » Estafet Kepemimpinan, Sutrisno, S.T. Resmi Mengemban Amanah Kepala SMK Negeri 1 Juwangi

Estafet Kepemimpinan, Sutrisno, S.T. Resmi Mengemban Amanah Kepala SMK Negeri 1 Juwangi

MUSUK, BOYOLALI – Sebuah babak baru dalam sejarah kepemimpinan pendidikan di Kabupaten Boyolali kembali tertulis. Keluarga besar SMK Negeri 1 Musuk baru saja melepas salah satu putra terbaiknya, Sutrisno, S.T., yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Program Keahlian (Kapro) Teknik Otomotif, untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala SMK Negeri 1 Juwangi.

Puncak dari transisi kepemimpinan ini ditandai dengan acara Pisah Sambut yang berlangsung khidmat pada hari Rabu, 11 Maret 2026. Acara yang mempertemukan keluarga besar SMK N 1 Musuk dan SMK N 1 Juwangi ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan simbol estafet perjuangan dalam memajukan pendidikan vokasi di Bumi Tersenyum.

Sosok Dibalik Transformasi Otomotif Musuk

Bagi siapa pun yang pernah menapakkan kaki di bengkel otomotif SMK N 1 Musuk, nama Sutrisno, S.T. bukanlah nama yang asing. Sebagai seorang pendidik sekaligus praktisi teknik, Pak Tris—begitu beliau akrab disapa—telah menjadi ruh bagi perkembangan kompetensi keahlian otomotif selama bertahun-tahun.

Di bawah kepemimpinannya sebagai Kapro, jurusan otomotif SMK N 1 Musuk bertransformasi menjadi salah satu program unggulan. Beliau dikenal sangat disiplin dalam menerapkan standar industri di lingkungan sekolah. Berkat tangan dinginnya, sinergi antara sekolah dengan dunia industri (IDUKA) terjalin sangat erat, memastikan lulusan SMK N 1 Musuk memiliki daya saing tinggi di pasar kerja.

“Beliau adalah sosok yang tidak hanya mengajar dengan lisan, tapi dengan teladan. Jika beliau ingin bengkel rapi, beliau tidak segan memegang sapu lebih dulu. Karakter leadership inilah yang membuat kami yakin beliau sangat layak memimpin sebuah sekolah,” ujar salah satu rekan sejawat guru di SMK N 1 Musuk.

Detik-Detik Pisah Sambut: 11 Maret 2026

Suasana haru menyelimuti gedung pertemuan saat acara pisah sambut dimulai. Rombongan dari SMK N 1 Musuk yang mengantarkan Bapak Sutrisno disambut hangat oleh jajaran guru, staf, dan komite SMK N 1 Juwangi. Pertemuan dua institusi pendidikan ini menjadi bukti bahwa persaudaraan antar-SMK di Boyolali sangatlah kuat.

Dalam sambutannya, perwakilan dari SMK N 1 Musuk menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan Bapak Sutrisno selama ini. Kehilangan sosok Kapro yang visioner tentu menjadi tantangan tersendiri, namun kebanggaan melihat rekan sejawat naik kelas menjadi pimpinan satuan pendidikan adalah kebahagiaan yang jauh lebih besar.

Sementara itu, pihak SMK N 1 Juwangi menyambut kehadiran pemimpin baru mereka dengan penuh optimisme. Sebagai sekolah yang terus berkembang, SMK N 1 Juwangi membutuhkan sosok pemimpin yang paham teknis sekaligus memiliki visi manajerial yang kuat—kriteria yang sangat melekat pada diri Bapak Sutrisno.

Visi Kepemimpinan: Membawa Semangat “Otomotif” ke Juwangi

Sebagai seorang yang besar dari latar belakang teknik otomotif, Bapak Sutrisno membawa filosofi “Mesin yang Presisi” ke dalam manajemen sekolah. Dalam pidatonya saat acara pisah sambut, beliau menekankan pentingnya kerja sama tim (teamwork) dan sinkronisasi antar lini di sekolah, ibarat sebuah komponen mesin yang harus bekerja beriringan untuk mencapai tujuan.

“Menjadi Kepala Sekolah adalah sebuah penugasan, namun inti dari tugas ini adalah pengabdian. Di SMK N 1 Juwangi, saya ingin kita semua bergerak bersama. Tidak ada bagian yang lebih penting dari bagian lainnya; semua elemen sekolah, mulai dari guru, karyawan, hingga siswa, adalah mesin penggerak menuju kemajuan,” tutur Bapak Sutrisno, S.T. dalam sambutan perdananya.

Beliau juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas literasi digital dan penguatan karakter siswa (P5) di SMK N 1 Juwangi, agar lulusan tidak hanya mahir secara teknis (hard skills) tetapi juga unggul secara kepribadian (soft skills).

Jejak Prestasi dan Harapan Masa Depan

Kepindahan Bapak Sutrisno ke SMK N 1 Juwangi meninggalkan warisan berharga di SMK N 1 Musuk, terutama dalam hal standarisasi bengkel dan budaya kerja industri. Bagi para siswa otomotif, beliau adalah inspirasi nyata bahwa seorang lulusan teknik memiliki jalur karier yang luas, bahkan hingga ke puncak kepemimpinan birokrasi pendidikan.

Perjalanan karir Bapak Sutrisno dari seorang guru kelas, kemudian dipercaya menjadi Ketua Program Keahlian, hingga kini dilantik menjadi Kepala Sekolah, adalah bukti bahwa integritas dan kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.

Penutup: Selamat Bertugas di Tempat Baru

Keluarga besar SMK Negeri 1 Musuk mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Sutrisno, S.T. atas jabatan barunya sebagai Kepala SMK Negeri 1 Juwangi. Meskipun jarak geografis antara Musuk dan Juwangi terbentang, namun semangat kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Boyolali akan tetap terjaga.

Terima kasih atas segala bimbingan, canda tawa, dan ilmu yang telah dibagikan di SMK N 1 Musuk. Semoga di SMK N 1 Juwangi, Bapak selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam memimpin, serta mampu membawa sekolah tersebut meraih prestasi-prestasi gemilang di masa depan.

Selamat bertugas, Pak Tris! Dari Musuk, doa kami menyertaimu di Juwangi.


Penulis: Tim Humas SMK N 1 Musuk
Foto: Dokumen Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *